MAKALAH
“LATAR BELAKANG MASALAH, TEKNIK DAN UNSUR-UNSUR DALAM
PENYUSUNAN LATAR BELAKANG”
DOSEN PEMBIMBING:
Noor Effendy, SHI, MH
Oleh:
Alfiatul Maulidah (2016110521)
Fatimatuz Zahroh (2016110522)
Nordina (2016110549)
PRODI AHWAL SYAKHSHIYAH
STAI DARUL ULUM KANDANGAN
|
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah
SWT. kami panjatkan karena atas hidayah,
karunia serta limpahan rahmat-Nya sehingga makalah ini dapat tersusun
sebagaimana mestinya. Makalah yang berjudul “LATAR BELAKANG MASLAH, TEKNIK DAN
UNSUR-UNSUR DALAM PENYUSUNAN LATAR BELAKANG”
ini disusun untuk memenuhi tugas
mata kuliah MET-PEN Hukum Keluarga dengan pembimbing Bapak Dosen Noor Effendy, SHI, MH.
Makalah ini tersusun dengan segala keterbatasan ilmu pengetahuan oleh karena itu kritik,
saran dan masukan yang sifatnya membangun sangat diharapkan sebagai
bahan perbaikan makalah ini. Semoga makalah ini dapat memberikan pencerahan kepada umat Islam dalam beribdah kepada Allah
SWT.
Kandangan., 10 September
2018
Penulis
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR.....................................................................................
i
DAFTAR
ISI....................................................................................................
ii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang Masalah.................................................................
1
B. Rumusan
Masalah..........................................................................
2
C. Tujuan Penulisan............................................................................
2
BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian
Latar Belakang Masalah..............................................
3
B. Cara
Dalam Menyusun Latar Belakang Masalah.......................
3
C. Unsur-unsur
dalam Menyusun Latar Belakang Masalah.............. 6
BAB III PENUTUP
A. Simpulan..................................................................................... 9
B. Saran............................................................................................
9
DAFTAR PUSTAKA
|
BAB 1
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Dalam
dunia pendidikan saat ini, penulisan karya ilmiah baik berupa makalah, laporan
penelitian, skripsi dan sebagainya haruslah memakai kaidah-kaidah penulisan
yang benar. Aturan-aturan baku dituntut untuk dapat dikuasai, terlebih lagi
bagi para mahasiswa yang hendak menyelesaikan kuliahnya. Untuk meraih gelar
strata 1 (S1), para mahasiswa harus mampu melaporkan hasil penelitiannya dalam
bentuk skripsi.
Dalam
proses pembuatan skripsi mahasiswa masih banyak yang merasa kesulitan. Mata
kuliah metodologi penelitian yang diajarkan 1-2 semester saja, tidaklah cukup
sebagai bekal mereka untuk membuat skripsi. Kebutuhan akan kehadiran suatu
panduan untuk melakukan penelitian dan menulis laporan penelitian harus tetap
ada.
Permasalahan
yang lebih signifikan dan lebih sempit lagi adalah kurangnya pengetahuan
tentang penguraian bagian-bagian dalam laporan penelitian, termasuk masalah
penulisan latar belakang masalah. Masih banyak dari sejumlah mahasiswa yang
tidak mengerti tentang penulisan latar belakang yang baik.
Menurut
Bambang Prasetyo dan Lina Miftahul Jannah dalam bukunya Metode Penelitian
Kuantitatif mengemukakan bahwa: Latar belakang dalam penelitian menyajikan
gambaran yang dapat menjelaskan mengapa suatu penelitian menarik untuk
diteliti.
|
- Rumusan
Masalah
1. Apa
Pengertian Latar Belakang Masalah?
2. Bagaimana
Cara dalam Menyusun Latar Belakang Masalah?
3. Apa
Saja Unsur-unsur dalam Menyusun Latar Belakang Masalah?
- Tujuan
1.
Untuk Mengetahui
Pengertian Latar Belakang Masalah
2.
Untuk Mengetahui
Cara dalam Menyusun Latar Belakang Masalah
3.
Untuk Mengetahui Unsur-unsur dalam Menyusun Latar Belakang
Masalah
BAB II
|
- Pengertian
Latar Belakang Masalah
Latar
Belakang Masalah adalah menceritakan hal hal yang melatar belakangi mengapa
peneliti memilih judul penelitiannya. Dalam latar belakang masalah ini,
peneliti seolah-olah sebagai detektif yang sedang mengamati situasi lingkungan
tempat kejadian perkara. Untuk memunculkan berbagai alasan mengapa memilih
judul tersebut, maka seorang peneliti dalam hal ini dapat mengacu pada
peraturan perundang-undangan yang berlaku, akan tetapi belum efektif pada
pelaksanaannya.
Latar
belakang dapat juga mengacu pada krisis ideologi, ekonomi, sosial, politik,
budaya, pertahanan dan keamanan. latar belakang ditutup dengan kalimat kunci
yang menekankan pentingnya masalah tersebut untuk segera diteliti dan dampaknya
jika penelitian itu ditunda-tunda untuk tidak diteliti. yang menjadi
pertanyaan, berapa halaman jumlah latar
belakang masalah ? jawabanyaa yaitu proporsional, tergantung jumlah
halaman seluruh proposal penelitian atau laporan penelitian. Perlu digaris
bawahi bahwa jangan sampai latar
belakang masalah yang ada pada proposal atau yang ada pada bab I ' pada
laporan penelitian jumlahnya lebih banyak dari bab-bab lainnya, kecuali bab
terakhir, yaitu kesimpulan dan saran.[1]
- Cara
dalam Menyusun Latar Belakang Masalah
Dalam
menyusun latar belakang masalah penelitian, terdapat beberapa cara yang dapat
di lakukan di antaranya adalah sebagai berikut:
-
Jadilah seperti mata-mata3
Dalam
menentukan topik atau masalah yang akan diteliti, bayangkan anda adalah
mata-mata yang sedang ingin mengidentifikasi. mencari tahu segala hal yang
menurut anda itu adalah masalah.
Dalam
menentukan suatu masalah anda dapat menemukan satu topik masalah dari
lingkungan sekitar anda. Misalnya isu sosial, budaya, pendidikan, keamanan
politik dan masih banyak lagi.
- Fakta
Masalah
Di
dalam menyusun sebuah Latar Belakang Masalah, ada baiknya anda memikirkan
terlebih dahulu fakta masalah yang akan anda jadikan sebagai fokus masalah
tersebut. Karena masalah sesungguhnya adalah kesenjangan antara sesuatu hal
yang di harapkan dengan suatu kenyataan.
- Fokus
Masalah
Setelah
anda menjadi mata-mata, dari sekian banyak hal yang telah anda teliti, yang
telah anda perhatikan, setelah mempertimbangkannya, maka lakukanlah analisis
permulaan.
- Jelaskan
Masalahnya
Membuat
kerangka Latar Belakang Masalah, anda dapat menyusun kerangkanya dari hal yang
umum dulu kemudian baru ke yang khusus.[2]
Latar
Belakang Masalah bersifat konvergen ( mulai yang umum ke hal-hal yang semakin
khusus). Latar Belakang memuat jawaban atas pertanyaan-peertanyaan berikut:
1. Apa masalah yang ada dari topik yang akan di
teliti?
2.
Usaha-usaha penyelesaian apa saja yang pernah di lakukan? (sampaikanlah secara
ringkas, detailanya ada di bagian tinjauan pustaka)
3. Permasalahan apa yang masih tertinggal
setelah usaha-usaha di atas? Usaha tersebut menimbulkan permasalahan apalagi?
4. Permasalahan apa yang akan di selesaikan
dalam penelitian ini?
5.
Cara penyelesaian bagaimana yang di usulkan dalam penelitian ini?
6.
Mengapa cara penyelesaian tersebut di usulkan? (dapat menyangkut manfaat atau
keuntungan atau apa yang membuat yakin bahwa penelitian tersebut dapat di
lakukan; Jika mengacu penelitian lain, sampaikan secara ringkas, detailnya ada
di bagian tinjauan pustaka).
7.
Apa perbedaan antara penelitian tersebut dengan penelitian lain (menyangkut
keaslian penelitian). [3]
Latar
Belakang berisi penjelasan secara umum mengenai materi yang akan di bahas atau
di teliti di sertai dengan alasan-alasan mengapa masalah yang di kemukakan di
pandang menarik, penting, dan perlu di ungkapkan (perumusan masalah). Latar
belakang juga berisikan tentang keaslian dan manfaat dari penelitian yang di
kemukakakn dengan menunjukan bahwa maslah yang di hadapi belum pernah di
pecahkan sebelumnya atau masih tergolong baru. Perbedaan dengan yang sudah
pernah di laksanakan kemudian di tuangkan dalam judul yang akan di ambil.
Dengan
kata lain, Latar Belakang menguraikan:
1.
Pernyataan tentang gejala atau fenomena yang akan di teliti, boleh di angkat
dari masaah teoritis atau masalah praktis.
2.
Argumentasi tentang pemilihan topik penelitian (menunjukan permaslahan sebagai
perbedaan antara konsep atau teori yang ada)
3. Situasi yang melatarbelakangi masalah (yang
dipermasalahkan)
4. Penelitian terdahulu yang berhubungan dengan
masalah.
5.
Intisari dan kerangka teori yang menjadi masalah, termasuk di dalamnya
mengemukakan identifikasi masalah,pemilihan masalah, isu atau tema sentral
(fokus penelitian). [4]
- Unsur-Unsur
dalam Menyusun Latar Belakang Masalah
Latar
Belakang adalah dasar atau titik tolak untuk memberikan pemahaman kepada
pembaca atau pendengar mengenai apa yang ingin kita sampaikan. Latar belakang
yang baik harus disusun dengan sejelas mungkin dan bila perlu disertai dengan
data atau fakta yang mendukung.
Latar
belakang terdapat tiga unsur, yaitu:
1. Kondisi ideal.
Kondisi
Ideal menggambarkan sebuah keadaan yang menjadi tujuan, dicita-citakan, atau
impian. dalam sebuah organisai, kondisi ideal biasanya diuraikan dalam visi dan
misi. kondisi ideal juga bisa berarti suatu kondisi jangka pendek, jangka
menengah, atau jangka panjang yang ingin dicapai, khususnya yang berkaitan
dengan penelitian yang akan anda lakukan. Ibarat perjalanan, kondisi ideal
adalah kota tujuaan yang ingin dicapai.
2. Kondisi
saat ini.
Kondisi
saat ini menggambarkan keadaan yang benar-benar terjadi pada saat ini. Uraikan
kondisi realita tersebut, terutama yang berkaitan dengan pengertian yang sedang
dirumuskan. Kemudian dikaitkan dengan kondisi ideal diatas, akan ditarik benang
merahnya. Ibaratnya perjalanan, kondisi saat ini adalah ungkapan tentang: sudah
sampai masa perjalanan kita, apakah suda sampai 10 km, sudah sampai kota X,
atau bahkan belum jalan sama sekali.
3. Solusi
Pada
bagian ini, uraikanlah hal-hal yang akan di teliti dalam rangka mengatasi gap
antara kondisi saat ini dengan kondisi ideal yang ingin dicapai. Ibarat
perjalanan, solusi ini adalah usaha yang akan anda lakukan untuk menuju kota
tujuan dari perjalanan saat ini. Solusi inilah yang akan menjadi inti dari
penelitian anda nanti.[5]
BAB III
|
- Simpulan
Pengertian
Latar Belakang Masalah adalah menceritakan hal hal yang melatar belakangi
mengapa peneliti memilih judul penelitiannya. Dalam latar belakang masalah ini,
peneliti seolah-olah sebagai detektif yang sedang mengamati situasi lingkungan
tempat kejadian perkara.
Dalam
menyusun latar belakang masalah penelitian, terdapat beberapa cara yang dapat
di lakukan di antaranya adalah sebagai berikut:
1.
Jadilah seperti mata-mata
Dalam
menentukan topik atau masalah yang akan diteliti, bayangkan anda adalah
mata-mata yang sedang ingin mengidentifikasi. Mencari tahu segala hal yang
menurut anda itu adalah masalah.
2.
Fakta Masalah
Di
dalam menyusun sebuah Latar Belakang Masalah, ada baiknya anda memikirkan
terlebih dahulu fakta masalah yang akan anda jadikan sebagai fokus masalah
tersebut. Karena masalah sesungguhnya adalah kesenjangan antara sesuatu hal
yang di harapkan dengan suatu kenyataan.
3.
Fokus Masalah
Setelah
anda menjadi mata-mata, dari sekian banyak hal yang telah anda teliti, yang
telah anda perhatikan, setelah mempertimbangkannya, maka lakukanlah analisis
permulaan.
4.
Jelaskan Masalahnya
Membuat
kerangka Latar Belakang Masalah, anda dapat menyusun kerangkanya dari hal yang
umum dulu kemudian baru ke yang khusus atau bisa juga sebaliknya dari khusus ke
umum.
Latar
belakang terdapat tiga unsur, yaitu:
1. Kondisi ideal.
Kondisi
Ideal menggambarkan sebuah keadaan yang menjadi tujuan, dicita-citakan, atau
impian. dalam sebuah organisaSi, kondisi ideal biasanya diuraikan dalam visi
dan misi.
2. Kondisi saat ini.
Kondisi
saat ini menggambarkan keadaan yang benar-benar terjadi pada saat ini. Uraikan
kondisi realita tersebut, terutama yang berkaitan dengan pengertian yang sedang
dirumuskan. Kemudian dikaitkan dengan kondisi ideal diatas, akan ditarik benang
merahnya.
3. Solusi
Pada
bagian ini, uraikanlah hal-hal yang akan di teliti dalam rangka mengatasi
kondisi saat ini dengan kondisi ideal yang ingin dicapai. Ibarat perjalanan,
solusi ini adalah usaha yang akan anda lakukan untuk menuju kota tujuan dari
perjalanan saat ini. Solusi inilah yang akan menjadi inti dari penelitian anda
nanti.
- Saran
Kajian
tentang makalah ini sedikit banyak akan
memberikan pengetahuan dan wawasan tentang Latar Belakang Masalah kaitanya
dengan teknik dan unsur-unsur dalam penyusunan Latar Belakang Masalah itu
sendiri, kami menyadari makalah ini masih banyak kekuranganya, karena itu kritik
dan saran yang sifatnya membangun kami terima. Dan kami berharap agar mahasiswa
untuk melakukan pengkajian lebih mendalam lagi tentang ini.
|
DAFTAR PUSTAKA
Bisri Cik Hasan, Penuntun Penyusunan
Rencana Penelitian dan Penulisan Skripsi Bidang Ilmu Agama Islam, Jakarta:
PT. RajaGrafindo Persada, 2001
Purnomo Usman dan Husaini, Metodelogi
Penelitian Sosial, Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2005
Saraswati Sylvia, Cara Mudah Meyusun
Proposal, Skripsi, Tesis, Disertasi, Jogjakarta : Ar- Ruzz Media, 2014
Soekanto Soerjono, Penelitian Hukum
Normatif, Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2003
Sunggono Bambang, Metodologi Penelitian
Hukum, Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2011
[1] Husaini Usman dan Purnomo, Metodelogi
Penelitian Sosial, (Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2005), h. 115
[2] http://perpustakaanindonesia-online.blogspot.com/p/cara-menulis-latar-belakang.html
, Di akses pada tanggal 10 September 2018
[3] Sunggono Bambang, Metodologi
Penelitian Hukum, Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2011
[4] Sylvia Saraswati, Cara Mudah
Menyusun Proposal Skripsi, Tesis, Disertasi, (Jogjakarta: Ar-Ruzz Media,
2014), H. 36-38
[5] Ibid,. 35-36

Komentar
Posting Komentar