Langsung ke konten utama

MetPen HK Kelompok 9

ANALISIS DATA METODE KUALITATIF
DAN KUANTITATIF

Dosen Pengampu:
Noor Efendy, SHI, MH
Oleh :
Muhammad Pahrizal
Siti Raudah


SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM
DARUL ULUM KANDANGAN
PRODI AHWAL SYAKHSHIYAH
 SEMESTER GANJIL/V
2018/2019
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah segala puji dan syukur hanya tertuju kepada Allah swt, berkat Taufik dan Hidayah-Nya makalah ini dapat terselesaikan. Sholawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad saw. beserta keluarganya, sahabatnya dan pengikut jalan langkah beliau hingga akhir zaman.
Dalam pembahasan pada makalah ini kami akan menjelaskan tentang Analisis data; Metode Kualitatif dan Kuantitatif. Semoga makalah yang kami tulis ini dapat bermanfaat bagi teman-teman dan siapa pun yang membacanya. kami menyadari bahwa makalah yang kami tulis  ini masih jauh dari kesempurnaan, dikarenakan keterbatasan pengetahuan dan sumber pustaka yang penulis miliki. Untuk itu kritik dan saran sangat kami harapkan  dari pembaca sekalian. Semoga ibadah yang kita lakukan selama ini dan yang akan datang mengandung ridho Allah swt. Amin.




Kandangan, 14 September 2018
                                                                                                        
Kelompok 9


DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR..................................................................................... i
DAFTAR ISI................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang..................................................................................... 1
B.     Rumusan Masalah................................................................................. 1
C.     Tujuan Penulisan................................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN
A.    Peengertian Kualitatif dan Kuantitatif................................................. 3
B.     Subbab dalam Metode Penelitian Kualitatif........................................ 5
C.     Subbab dalam Metode Penelitian Kuantitatif...................................... 7
D.    Perbedaan penelitian Kualitatif dengan Kuantitatif............................. 9
BAB III PENUTUP
A.    Kesimpulan........................................................................................... 12
B.     Saran..................................................................................................... 12
DAFTAR PUSTAKA






BAB I
PENDAHULUAN
A.           Latar Belakang
Setiap orang pasti menginginkan hasil penelitian/pekerjaannya sesuai dengan harapannya. Maka dari itu dibutuhkan sebuah metode penelitian untuk memproses dan menjalankannya. Metode adalah sebuah cara yang digunakan untuk melaksanakan suatu pekerjaan agar tercapai sesuai dengan yang dikehendaki. Sedangkan penelitian adalah: usaha untuk mengungkap dan menyingkap sebuah permasalahan sampai ke akar-akarnya. Maka dengan pengertian ini dapat kita simpulkan bahwa metode penelitian adalah: sebuah cara untuk mengungkap dan menyingkap permasalahan secara sistematis dan teratur sehingga akan tercapainya hasil yang dikehendaki.
Metode penelitian hukum merupakan suatu kegiatan ilmiah, yang didasarkan pada metode, sistematika, dan pemikiran tertentu, yang bertujuan untuk mempelajari sesuatu atau beberapa gejala hukum tertentu, dengan jalan menganalisanya. Disamping itu, juga diadakan faktor-faktor yang mendalam terhadap faktor hukum tersebut, untuk kemudian mengusahakan sesuatu pemecahan atas permasalahan-permasalahan yang timbul didalam gejala yang bersangkutan[1]
Penelitian ilmiah secara umum mengenal dua jenis penelitian, yaitu penelitian dengan pendekatan kuantitatif atau penelitian kuantitatif dan penelitian dengan pendekatan kualitatif atau penelitian kualitatif.
Di malakalah ini penulis mencoba menjelaskan tentang seputar pengertian penelitian kualitatif dan kuantitatif serta langkah-langkah yang harus ditempuh.

B.            Rumusan Masalah
1.      Apa Pengertian Kualitatif dan Kuantitatif?
2.      Apa Saja Subbab dalam Metode Penelitian Kualitatif?
3.      Apa Saja Subbab dalam Metode Penelitian Kuantitatif?


4.      Apa perbedaan Kualitatif dan Kuantitatif?
C.           Tujuan
1.      Mengetahui Apa Pengertian Kualitatif dan Kuantitatif
2.      Mengetahui Apa Saja Subbab dalam Metode Penelitian Kualitatif
3.      Mengetahui Apa Saja Subbab dalam Metode Penelitian Kuantitatif
4.      Mengetahui Apa perbedaan Kualitatif dan Kuantitatif




BAB II
PEMBAHASAN
A.           Pengertian Metode Kualitatif dan Kuantitatif Dalam Penelitian
Metode penelitian kualitatif dan kuantitatif merupakan suatu metode penelitian secara definisi dan pelaksanaannya saling bertolak belakang.
1.            Pengertian Metode Kualitatif.
Kualitatif merupakan sebuah penelitian yang menekankan analisis proses dari proses berfikir secara induktif  yang berkaitan dengan dinamika hubungan antar fenomena yang diamati, dan senantiasa menggunakan logika ilmiah. Penelitian kualitatif tidak berarti tanpa menggunakan dukungan dari data kuantitatif, tetapi lebih ditekankan pada kedalaman berfikir formal dari peneliti dalam menjawab permasalahan yang dihadapi.[2]
Penelitian kualitatif adalah penelitian tentang riset yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Proses dan makna (perspektif subjek) lebih ditonjolkan dalam penelitian kualitatif. Landasan teori dimanfaatkan sebagai pemandu agar fokus penelitian sesuai dengan fakta di lapangan. Selain itu landasan teori juga bermanfaat untuk memberikan gambaran umum tentang latar penelitian dan sebagai bahan pembahasan hasil penelitian.[3]
Metode kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah (lawan dari eksperimen), dimana peneliti adalah instrumen kunci. Analisis data bersifat induktif atau kualitatif. Dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna daripada generalisasi.[4]
Metode penelitian ini lebih suka menggunakan teknik analisis mendalam ( in-depth analysis ), yaitu mengkaji masalah secara kasus


perkasus karena metodologi kulitatif yakin bahwa sifat suatu masalah satu akan berbeda dengan sifat dari masalah lainnya. Tujuan dari metodologi ini bukan suatu generalisasi tetapi pemahaman secara mendalam terhadap suatu masalah. Penelitian kualitatif berfungsi memberikan kategori substantif dan hipotesis penelitian kualitatif.[5]
Kriyantono menyatakan bahwa “riset kualitatif bertujuan untuk menjelaskan fenomena dengan sedalam-dalamnya melalui pengumpulan data sedalam-dalamnya.”. Penelitian kualitatif menekankan pada kedalaman data yang didapatkan oleh peneliti. Semakin dalam dan detail data yang didapatkan, maka semakin baik kualitas dari penelitian kualitatif ini. Secara umum, penelitian kualitatif dilakukan dengan metode wawancara dan observasi. Melalui metode ini, peneliti akan menganalisis data yang didapatkan dari lapangan dengan detail. Peneliti tidak dapat meriset kondisi sosial yang dioservasi, karena seluruh realitas yang terjadi merupakan kesatuan yang terjadi secara alamiah. Hasil dari penelitian kualitatif juga dapat memunculkan teori atau konsep baru apabila hasil penelitiannya bertentangan dengan teori dan konsep yang sebelumnya dijadikan sebagai kajian dalam penelitian.[6]
2.            Pengertian Metode Kuantitatif.
Metode penelitian kuantitatif merupakan salah satu jenis penelitian yang lebih sistematis, spesifik, terstruktur dan juga terencana dengan baik dari awal hingga mendapatkan sebuah kesimpulan.
Penelitian kuantitatif lebih menekankan pada penggunaan angka-angka yang membuatnya menjadi lebih mendetail dan lebih jelas. Selain itu penggunaan tabel, grafik, dan juga diagram sangat memudahkan untuk dibaca.[7]
Metode ini lebih menekankan pada aspek pengukuran secara obyektif terhadap fenomena social. Untuk dapat melakukan pengukuran, setiap fenomena social di jabarkan kedalam beberapa komponen masalah, variable dan indicator. Setiap variable yang di tentukan di ukur dengan memberikan symbol – symbol angka yang berbeda – beda sesuai dengan kategori informasi yang berkaitan dengan variable tersebut. Dengan menggunakan symbol – symbol angka tersebut, teknik perhitungan secara kuantitatif matematik dapat di lakukan sehingga dapat menghasilkan suatu kesimpulan yang belaku umum di dalam suatu parameter.
Penelitian kuantitatif juga merupakan studi yang diposisikan sebagai bebas nilai (value free).Dengan kata lain, penelitian kuantitatif sangat ketat menerapkan prinsip-prinsip objektivitas.[8]
Secara umum bagian metode penelitian kuantitatif berisi subbab: (1)  pendekatan dan jenis penelitian, (2) populasi dan sampel, (3) instrumen penelitian, (4) teknik pengumpulan data, dan (5) analisis data, sedangkan untuk metode penelitian kualitatif berisi subbab:  (1) pendekatan dan jenis penelitian, (2) kehadiran peneliti, (3) lokasi penelitian, (4) sumber data, (5) teknik pengumpulan data, (6) analisis data, dan (7) pengecekan keabsahan temuan.[9]
B.            Subbab dalam Metode Penelitian Kualitatif
1.            Pendekatan dan Jenis Penelitian
Pendekatan penelitian kualitatif adalah suatu proses penelitian dan pemahaman yang berdasarkan pada metode yang menyelidiki suatu fenomena sosial dan masalah manusia. Pada penelitian ini peneliti membuat suatu gambaran kompleks, meneliti kata-kata, laporan terinci dari pandagan responden dan melakukan studi pada situasi yang alami.
Penelitian kualitatif dimana peran peneliti adalah sebagai instrument kunci dalam mengumpulkan data, dan menafsirkan data. Alat pengumpulan data biasanya menggunakan pengamatan langsung, wawancara, studi dokumen. Sedangkan kesahihan dan keterandalan data menggunakan triangulasi dengan menggunakan metode induktif, hasil penelitian kualitatif lebih menkankan pada makna daripada generalisasi.
Penelitian kualitatif digunakan jika masalah belum jelas, untuk mengetahui makna yang tersembunyi, untuk memahami interaksi sosial, untuk mengembangkan teori, untuk memastikan kebenaran data dan meneliti sejarah perkembangan. Mengingat bahwa penelitian ini bertujuan untuk memahami dan memaknai berbagai fenomemna yang ada atau yang terajdi dalam kenyataan sebagai ciri khas penelitian kualitatif.
Selain itu seperti yang dinyatakan oleh moleong, metode kualitatif dilakukan dengan beberapa pertimbangan, pertama menyesuaikan metode kualitatif lebih mudah apabila berhadapan dengan kenyataan ganda; kedua, metode ini menyajikan secara langsung hubungan antara peneliti dengan responden; ketiga, metode ini lebih peka dan lebih dapat menyesuaikan diri dengan banyak penajaman pengaruh bersama dan terhadap pola-pola nilai yang dihadapi.[10]
2.            Kehadiran peneliti
3.            Lokasi penelitian
4.            Sumber data bisa didapat dari dokumen pribadi, catatan lapangan, ucapan responden, dll
5.            Teknik pengumpulan data berupa:
a.       Pengamatan dengan berpartisipasi (Participant Observation)
b.      Wawancara Mendalam (Indepth Interview)
c.       Penyelidikan Sejarah Hidup (Life Historical Investigation)
d.      Analisis Konten (Content Analysis)
6.            Analisis data dalam metode kualitatif terus menerus sejak awal sampai akhir penelitian, Induktif, Mencari pola, model dan tema.
7.            Pengecekan keabsahan temuan
Untuk menguji keabsahan data, dilakukan melalui:
1.      Peningkatan Ketekunan
Meningkatkan ketekunan berarti melakukan pengamatan secara lebih cermat dan berkesinambungan.[11] Dengan cara tersebut, maka kepastian data dan urutan peristiwa akan terekam secara pasti dan sistematis. Ketekunan pengamatan bermaksud menemukan ciri-ciri dan unsur dalam situasi yang sangat relevan dengan persoalan yang sedang dicari dan kemudian memusatkan diri pada hal tersebut. Kepastian data atau urutan peristiwa dilapangan akan dapat direkam secara pasti dan sistematis.
2.      Triangulasi
 Triangulasi diartikan sebagai pengecekan data dari berbagai sumber dengan berbagai cara dan berbagai waktu.[12] Dengan demikian terdapat triangulasi sumber, triangulasi teknik pengumpulan data, dan waktu.
a.       Triangulasi sumber untuk menguji kredibilitas data yang dilakukan dengan cara mengecek data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber.
b.      Triangulasi teknik berarti peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yang berbeda untuk mendapatkan data dari sumber yang sama.
c.       Triangulasi waktu merupakan pengumpulan data yang dilakukan dalam waktu dan situasi yang berbeda.
3.      Perpanjangan Pengamatan
Perpanjangan penelitian akan memungkinkan peningkatan. Dalam perpanjangan pengamatan difokuskan pada pengujian terhadap data yang telah diperoleh, dimaksudkan untuk membangun kepercayaan diri peneliti sendiri.
C.           Subbab dalam Metode Penelitian Kuantitatif
1.            Pendekatan dan Jenis Penelitian
Pendekatan kuantitatif berbeda dengan dalam pendekatan kualitatif, dimana dalam penelitian dengan pendekatan kualitatif peneliti sebagai instrumen kunci (key instrument) penelitian artinya peneliti wajib hadir di kancah penelitian bertemu langsung dengan para informan penelitian, sedangkan dalam penelitian kuantitatif peneliti tidak wajib hadir dan bertemu langsung dengan responden penelitian (peneliti dapat menggunakan/memanfaatkan orang lain untuk mengumpulkan data); untuk itu pada bagian ini juga perlu dikemukakan pihak-pihak yang dilibatkan dalam kegiatan pengumpulan data penelitian, jika itu dilakukan.
2.            Populasi dan Sampel
Dalam kaitannya dengan kegiatan penelitian, populasi dapat diartikan sebagai jumlah semua orang atau non orang yang memiliki ciri-ciri yang sama dan memenuhi syarat-syarat tertentu berkaitan dengan masalah penelitian dan dapat dijadikan sebagai sumber pengambilan sampel. Sedangkan sampel dalam kegiatan penelitian dapat diartikan sebagai jumlah sebagian dari populasi yang kedudukannya mewakili populasi dan dijadikan sebagai sumber pengumpulan data penelitian.
Namun demikian dalam subbab populasi dan sampel definisi semacam ini tidak harus dicantumkan, yang dipentingkan adalah mengemukakan (1) karakteristik populasi, (2) prosedur dan formula (rumus) yang digunakan untuk menentukan banyaknya sampel yang diambil serta teknik pengambilan sampel. Untuk itu alasan teoritis perlu dikemukakan untuk memperkuat bahwa teknik pengambilan sampel yang kita gunakan memang tepat.
3.            Instrumen penelitian
Pada subbab instrumen penelitian ini hal yang harus dikemukakan adalah alasan pemilihan instrumen yang digunakan (hal ini sangat berkaitan dengan bagian jabaran variabel penelitian yang tertuang dalam subbab ruang lingkup penelitian di bab pendahuluan). Bagaimana proses mengembangkan instrumennya (termasuk di dalamnya adalah bagaimana mengembangkan butir-butir pernyataan atau pertanyaan, dan bagaimana teknik penskorannya). Seperti test, angket, wawancara, skala, computer dan kalkulator
4.            Teknik pengumpulan data
pengumpulan data penelitian dalam pendekatan kuantitatif berbeda dengan dalam pendekatan kualitatif, dimana dalam penelitian dengan pendekatan kualitatif peneliti sebagai instrumen kunci (key instrument) penelitian artinya peneliti wajib hadir di kancah penelitian bertemu langsung dengan para informan penelitian, sedangkan dalam penelitian kuantitatif peneliti tidak wajib hadir dan bertemu langsung dengan responden penelitian (peneliti dapat menggunakan/memanfaatkan orang lain untuk mengumpulkan data); untuk itu pada bagian ini juga perlu dikemukakan pihak-pihak yang dilibatkan dalam kegiatan pengumpulan data penelitian, jika itu dilakukan
5.            Analisis Data
Dalam metode kuantitatif terletak pada taraf akhir setelah pengumpulan data selesai. Bersifat deduktif dan menggunakan statistik.[13]
D.           Perbedaan Penelitian Kualitatif dengan Kuantitatif
Didalam penelitian kualitatif dan kuantitatif banyak sekali hal-hal yang menjadi perbedaan diantara keduannya yaitu antara lain:
1.             Berdasarkan jenis data
Metode kulitatif jenis datanya adalah data kualitatif sedangkan metode kuantitatif jenis datanya adalah data kuantitatif. Data (yang bersifat) Kualitatif merupakan data yang dihasilkan dari cara pandang yang menekankan pada ciri-ciri, sifat dan ’mutu’ obyek (subyek) yang bersangkutan. Berbeda dari data kuantitatif yang bersifat numerik, data kualitatif bersifat non-numerik (kata-kata deskriptif), seperti cantik, tampan, gagap, tampak kurang berpendidikan, reponsif, bagus sekali, lincah, mewakili anak muda zaman sekarang, dan lain-lain.
2.             Berdasarkan tujuan
Penelitian kualitatif bertujuan untuk melakukan penafsiran terhadap fenomena sosial. Metodologi penelitian yang dipakai adalah multi metodologi, sehingga sebenarnya tidak ada metodologi yang khusus. Tujuan Penelitian Kuantitatif adalah mengembangkan dan menggunakan model-model matematis, teori-teori dan hipotesis yang dikaitkan denganfenomena alam. Penelitian kuantitatif banyak digunakan untuk menguji suatu teori, untuk menyajikan suatu fakta atau mendeskripsikan statistik, untuk menunjukkan hubungan antarvariabel, dan ada pula yang bersifat mengembangkan konsep, mengembangkan pemahaman atau mendeskripsikan banyak hal, baik itu dalam ilmu-ilmu alam maupun ilmu-ilmu sosial.
3.             Berdasarkan objek penelitian
Metode kualitatif  lebih berfokus pada satu obyek penelitian saja sedangkan metode kuantitatif bisa lebih dari satu obyek penelitian.
4.             Berdasarkan instrumen yang digunakan
Pada metode kuantitatif instrument penelitian yang biasa digunakan adalah angket, kuesioner, atau instrument yang lain. Namun pada metode kualitatif instrument yang digunakan adalah peneliti itu sendiri artinya peneliti sendiri lah yang harus terjun langsung kedalam penelitian agar bisa melihat dan merasakan fakta yang sebenarnya.
5.             Berdasarkan orientasi
Penelitian kualitatif lebih beroreintasi pada proses penelitian sedangkan penelitian kuantitatif lebih berorientasi pada hasil penelitian.
6.             Berdasarkan proses
Metode kuantitatif mengunakan proses deduktif-induktif. sedangkan metode kualitatif adalah induktif
7.             Berdasarkan sifat realitas
Dalam metode kuantitatif yang berlandaskan pada filsafat positivism, realitas dipandang sebagai suatu yang kongkrit, dapat diamati dengan panca indera, dapat dikategorikan menurut jenis, bentuk, warna, dan perilaku, tidak berubah, dapat diukur dan diverivikasi. Dengan demikian dalam metode ini, peneliti dapat menentukan hanya beberapa variabel saja dari objek yang diteliti, dan kemudian dapat membuat instrument untuk mengukurnya. Dalam penelitian kualitatif yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme atau paradigma interpretive, suatu realitas atau objek tidak dapat dilihat secara parsial dan dipecah kedalam variabel.
8.             Berdasarkan variabel
Pada netode kualitatif hubungan antara variabel adalah timbal balik atau interaksi. Pada metode kauntitatif lebih kepada sebab akibat.
9.             Berdasarkan penggunaan
Metode kuantitatif digunakan apabila :
a.             Bila masalah yang merupakan titik tolak penelitian sudah jelas.
b.             Bila peneliti ingin mendapatkan informasi yang luas dari suatu populasi.
c.             Bila ingin diketahui pengaruh perlakuan/ treatment tertentu terhadap yang lain.
d.            Bila peneliti bermaksud menguji hipotesis penelitian.
e.             Bila peneliti ingin mendapatkan data yang akurat, berdasarkan fenomena yang empiris dan dapat diukur.
f.              Bila ingin menguji terhadap adanya keragu- raguan tentang validitas pengetahuan, teori dan produk tertentu.
Metode Kualitatif digunakan apabila :
a.             Bila masalah penelitian belum jelas
b.             Untuk memahami makna dibalik data yang tampak.
c.             Untuk memahami interaksi sosial.
d.            Memahami perasaan orang.
e.             Untuk mengembangkan teori.
f.              Untuk memastikan kebenaran data.
g.             Meneliti sejarah perkembangan.[14]



BAB III
PENUTUP
A.           Simpulan
Dalam metode penelitian kuantitatif, masalah yang diteliti lebih umum memiliki wilayah yang luas, tingkat variasi yang kompleks. Penelitian kuantitatif lebih sistematis, terencana, terstruktur, jelas dari awal hingga akhir penelitian. Akan tetapi masalah-masalah pada metode penelitian kualitatif berwilayah pada ruang yang sempit dengan tingkat variasi yang rendah, namun dari penelitian tersebut nantinya dapat berkembangkan secara luas sesuai dengan keadaan di lapangan. Pendekatan kualitatif adalah suatu proses penelitian dan pemahaman yang berdasarkan pada metodologi yang menyelidiki suatu fenomena sosial dan masalah manusia. Pada pendekatan ini, prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang yang diamati dan perilaku yang diamati. Penelitian kualitatif dilakukan pada kondisi alamiah dan bersifat penemuan. Dalam penelitian kualitatif, peneliti sebagai instrumen pokok. Oleh karena hal itu, peneliti harus memiliki bekal teori dan wawasan yang luas agar dapat melakukan wawancara secara langsung terhadap responden, menganalisis, dan mengkontruksikan obyek yang diteliti agar lebih jelas. Penelitian ini lebih menekankan pada makna dan terikat nilai.
B.            Saran
Demikianlah makalah yang dapat kami buat. Kami menyadari bahwa makalah yang kami susun ini jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran untuk menjadi perbaikan penulisan makalah kami selanjutnya. Dan kami berharap agar mahasiswa untuk melakukan pengkajian lebih mendalam lagi tentang ini. Semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi kita semua.





DAFTAR PUSTAKA

Ali, Zainuddin. 2009.  Metode Penelitian Hukum. Sinar Grafika: Jakarta
Gunawan, Imam. 2013. Metode Penelitian Kualitatif teori dan praktik. Jakarta: Bumi Aksara.
http://rukhmy12.blogspot.com/makalah%20metode%20penelitian%20Kualitatif%20&%20Kuantitatif%20_%20rUkh_12.html
http://zonainfosemua.blogspot.com/2011/01/pengertian-metode-penelitian-kualitatif.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Penelitian_kualitatif
https://sahabatnesia.com/metode-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif/
Kriyantono, Rachmat. 2006. Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Prenada
Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.



[1] Zainuddin Ali, Metode Penelitian Hukum, (Sinar Grafika: Jakarta 2009), h. 18.
[2] Imam Gunawan, metode Penelitian Kualitatif teori dan praktik, (Jakarta: Bumi Aksara, 2013), H. 80
[3] https://id.wikipedia.org/wiki/Penelitian_kualitatif
[4] Sugiyono, Memahami Penelitian Kualitatif, (Alfabeta, Bandung, 2005), h. 1.
[5]http://zonainfosemua.blogspot.com/2011/01/pengertian-metode-penelitian-kualitatif.html
[6] Rachmat, Kriyantono, Teknik Praktis Riset Komunikasi, (Jakarta: Prenada, 2006), h.
[7] https://sahabatnesia.com/metode-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif/
[8] Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D (Bandung: Alfabeta, 2015.) h. 9
[11] Sugiyono, Memahami Penelitian Kualitatif, op. cit., h. 273
[12] Ibid., h. 273
[14]http://rukhmy12.blogspot.com/makalah%20metode%20penelitian%20Kualitatif%20&%20Kuantitatif%20_%20rUkh_12.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Muqaddimah Ahwal Syakhsiyah'2016 Semester 5 Reguler 3

Ahwal Syakhsiyah Ahwal Syakhsiyah atau sering disebut Hukum Keluarga Islam i alah istilah bagi kesulurahan hukum yang menyangkut masalah keluarga dan peradilan islam seperti : Hukum Perkawinan, Kewarisan, Wasiat dan Peradilan Agama. Adapun tujuan grup ini ialah untuk merangkum tugas mata kuliah 'METODE PENELITIAN HUKUM KELUARGA'. Dan anggota di grup ini ialah : Ahmad Fauzan Alfiatul Maulidah Fatimatuz Zahroh Husaini Irviana Jumran Khairun Nisa Muhammad Ariyanto Maimunah Mega Ariyanti Muhammad Aziz Nazar Muhammad Fitriadi Muhammad Pahrizal Muhammad Ilham Muhammad Yunus Munawarah Najmah Nordina Nurul Ain Sarah Az Zahra Silahuddin Siti Mutiah Siti Novita Sari Siti Raudah Susilawati Zainal Abidin Muhammad Ramadhani #InsyaAllah bermanfaat ⇄ 

MetPen HK Kelompok 6

POPULASI DAN SAMPLING ; SUMBER DATA DAN METODE ANALISIS DATA Tugas Mata Kuliah : Metode Penelitian Hukum Keluarga Dosen Pengampu : Noor Efendy, SHI, MH Muhammad Fitriadi (2016110536 ) Nurul Ain (2016110551) Sarah Az-Zahra (2016110552) SEM ES TER G ANJIL/V AHWALUS SYAKHSHIYAH SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM DARUL ULUM KANDANGAN TAHUN 2018-2019 M KATA PENGANTAR        Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas penyusunan makalah Metode Penelitian Hukum Keluarga yang berjudul “Populasi dan Sampling ; Sumber Data dan Metode Analisis Data”. Selanjutnya penulis mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Noor Efendy, SHI, MH selaku dosen pembimbing, karena telah memberi bimbingan kepada penulis dalam proses pembuatan makalah ini.        Makalah ini terselesaikan berkat bantuan dari berbagai pihak,...