ANALISIS DATA METODE KUALITATIF
DAN KUANTITATIF
Dosen Pengampu:
Noor Efendy, SHI, MH
Oleh :
Muhammad Pahrizal
Siti
Raudah
SEKOLAH
TINGGI AGAMA ISLAM
DARUL
ULUM KANDANGAN
PRODI AHWAL SYAKHSHIYAH
SEMESTER GANJIL/V
2018/2019
KATA
PENGANTAR
Alhamdulillah
segala puji dan syukur hanya tertuju kepada Allah swt, berkat Taufik dan Hidayah-Nya
makalah ini dapat terselesaikan. Sholawat serta salam semoga selalu tercurah
kepada Nabi Muhammad saw. beserta
keluarganya, sahabatnya dan pengikut jalan langkah beliau hingga akhir zaman.
Dalam pembahasan pada makalah ini kami akan menjelaskan tentang Analisis data; Metode Kualitatif dan
Kuantitatif. Semoga makalah yang kami tulis ini
dapat bermanfaat bagi teman-teman dan siapa pun yang membacanya. kami menyadari
bahwa makalah yang kami tulis ini masih
jauh dari kesempurnaan, dikarenakan keterbatasan pengetahuan dan sumber pustaka
yang penulis miliki. Untuk itu kritik dan saran sangat kami harapkan dari pembaca sekalian. Semoga ibadah yang
kita lakukan selama ini dan yang akan datang mengandung ridho Allah swt.
Amin.
Kandangan,
14 September
2018
Kelompok 9
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR..................................................................................... i
DAFTAR ISI................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang..................................................................................... 1
B.
Rumusan
Masalah................................................................................. 1
C.
Tujuan
Penulisan................................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN
A.
Peengertian Kualitatif dan Kuantitatif................................................. 3
B.
Subbab dalam Metode Penelitian Kualitatif........................................ 5
C.
Subbab dalam Metode Penelitian Kuantitatif...................................... 7
D.
Perbedaan penelitian
Kualitatif dengan Kuantitatif............................. 9
BAB III PENUTUP
A.
Kesimpulan........................................................................................... 12
B.
Saran..................................................................................................... 12
DAFTAR PUSTAKA
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Setiap
orang pasti menginginkan hasil penelitian/pekerjaannya sesuai dengan
harapannya. Maka dari itu dibutuhkan sebuah metode penelitian untuk memproses
dan menjalankannya. Metode adalah sebuah cara yang digunakan untuk melaksanakan
suatu pekerjaan agar tercapai sesuai dengan yang dikehendaki. Sedangkan
penelitian adalah: usaha untuk mengungkap dan menyingkap sebuah permasalahan
sampai ke akar-akarnya. Maka dengan pengertian ini dapat kita simpulkan bahwa
metode penelitian adalah: sebuah cara untuk mengungkap dan menyingkap
permasalahan secara sistematis dan teratur sehingga akan tercapainya hasil yang
dikehendaki.
Metode
penelitian hukum merupakan suatu kegiatan ilmiah, yang didasarkan pada metode,
sistematika, dan pemikiran tertentu, yang bertujuan untuk mempelajari sesuatu
atau beberapa gejala hukum tertentu, dengan jalan menganalisanya. Disamping
itu, juga diadakan faktor-faktor yang mendalam terhadap faktor hukum tersebut,
untuk kemudian mengusahakan sesuatu pemecahan atas permasalahan-permasalahan
yang timbul didalam gejala yang bersangkutan[1]
Penelitian
ilmiah secara umum mengenal dua jenis penelitian, yaitu penelitian dengan
pendekatan kuantitatif atau penelitian kuantitatif dan penelitian dengan
pendekatan kualitatif atau penelitian kualitatif.
Di
malakalah ini penulis mencoba menjelaskan tentang seputar pengertian penelitian
kualitatif dan kuantitatif serta langkah-langkah yang harus ditempuh.
B.
Rumusan Masalah
1.
Apa Pengertian
Kualitatif dan Kuantitatif?
2.
Apa Saja Subbab
dalam Metode Penelitian Kualitatif?
3.
Apa Saja Subbab
dalam Metode Penelitian Kuantitatif?
4.
Apa
perbedaan Kualitatif dan Kuantitatif?
C.
Tujuan
1.
Mengetahui Apa Pengertian Kualitatif dan Kuantitatif
2.
Mengetahui Apa Saja Subbab dalam Metode Penelitian Kualitatif
3.
Mengetahui Apa Saja Subbab dalam Metode Penelitian Kuantitatif
4.
Mengetahui Apa
perbedaan Kualitatif dan Kuantitatif
BAB
II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian Metode Kualitatif dan Kuantitatif Dalam Penelitian
Metode
penelitian kualitatif dan kuantitatif merupakan suatu metode penelitian secara
definisi dan pelaksanaannya saling bertolak belakang.
1.
Pengertian
Metode Kualitatif.
Kualitatif
merupakan sebuah penelitian yang menekankan analisis proses dari proses
berfikir secara induktif yang berkaitan
dengan dinamika hubungan antar fenomena yang diamati, dan senantiasa
menggunakan logika ilmiah. Penelitian kualitatif tidak berarti tanpa
menggunakan dukungan dari data kuantitatif, tetapi lebih ditekankan pada
kedalaman berfikir formal dari peneliti dalam menjawab permasalahan yang
dihadapi.[2]
Penelitian kualitatif adalah
penelitian tentang riset yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan
analisis. Proses dan makna (perspektif subjek) lebih ditonjolkan dalam
penelitian kualitatif. Landasan teori dimanfaatkan sebagai pemandu agar fokus
penelitian sesuai dengan fakta di lapangan. Selain itu landasan teori juga
bermanfaat untuk memberikan gambaran umum tentang latar penelitian dan sebagai
bahan pembahasan hasil penelitian.[3]
Metode kualitatif adalah metode
penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah (lawan
dari eksperimen), dimana peneliti adalah instrumen kunci. Analisis data
bersifat induktif atau kualitatif. Dan hasil penelitian kualitatif lebih
menekankan makna daripada generalisasi.[4]
Metode penelitian ini lebih suka
menggunakan teknik analisis mendalam ( in-depth analysis ), yaitu mengkaji
masalah secara kasus
perkasus karena metodologi kulitatif
yakin bahwa sifat suatu masalah satu akan berbeda dengan sifat dari masalah
lainnya. Tujuan dari metodologi ini bukan suatu generalisasi tetapi pemahaman
secara mendalam terhadap suatu masalah. Penelitian kualitatif berfungsi
memberikan kategori substantif dan hipotesis penelitian kualitatif.[5]
Kriyantono menyatakan bahwa “riset
kualitatif bertujuan untuk menjelaskan fenomena dengan sedalam-dalamnya melalui
pengumpulan data sedalam-dalamnya.”. Penelitian kualitatif menekankan pada
kedalaman data yang didapatkan oleh peneliti. Semakin dalam dan detail data yang
didapatkan, maka semakin baik kualitas dari penelitian kualitatif ini. Secara
umum, penelitian kualitatif dilakukan dengan metode wawancara dan observasi.
Melalui metode ini, peneliti akan menganalisis data yang didapatkan dari
lapangan dengan detail. Peneliti tidak dapat meriset kondisi sosial yang
dioservasi, karena seluruh realitas yang terjadi merupakan kesatuan yang
terjadi secara alamiah. Hasil dari penelitian kualitatif juga dapat memunculkan
teori atau konsep baru apabila hasil penelitiannya bertentangan dengan teori
dan konsep yang sebelumnya dijadikan sebagai kajian dalam penelitian.[6]
2.
Pengertian
Metode Kuantitatif.
Metode penelitian kuantitatif
merupakan salah satu jenis penelitian yang lebih sistematis, spesifik,
terstruktur dan juga terencana dengan baik dari awal hingga mendapatkan sebuah
kesimpulan.
Penelitian kuantitatif lebih
menekankan pada penggunaan angka-angka yang membuatnya menjadi lebih mendetail
dan lebih jelas. Selain itu penggunaan tabel, grafik, dan juga diagram sangat
memudahkan untuk dibaca.[7]
Metode ini lebih menekankan pada
aspek pengukuran secara obyektif terhadap fenomena social. Untuk dapat
melakukan pengukuran, setiap fenomena social di jabarkan kedalam beberapa
komponen masalah, variable dan indicator. Setiap variable yang di tentukan di
ukur dengan memberikan symbol – symbol angka yang berbeda – beda sesuai dengan
kategori informasi yang berkaitan dengan variable tersebut. Dengan menggunakan
symbol – symbol angka tersebut, teknik perhitungan secara kuantitatif matematik
dapat di lakukan sehingga dapat menghasilkan suatu kesimpulan yang belaku umum
di dalam suatu parameter.
Penelitian kuantitatif juga
merupakan studi yang diposisikan sebagai bebas nilai (value free).Dengan kata
lain, penelitian kuantitatif sangat ketat menerapkan prinsip-prinsip
objektivitas.[8]
Secara umum bagian metode penelitian
kuantitatif berisi subbab: (1)
pendekatan dan jenis penelitian, (2) populasi dan sampel, (3) instrumen
penelitian, (4) teknik pengumpulan data, dan (5) analisis data, sedangkan untuk
metode penelitian kualitatif berisi subbab:
(1) pendekatan dan jenis penelitian, (2) kehadiran peneliti, (3) lokasi
penelitian, (4) sumber data, (5) teknik pengumpulan data, (6) analisis data,
dan (7) pengecekan keabsahan temuan.[9]
B.
Subbab dalam Metode Penelitian Kualitatif
1.
Pendekatan
dan Jenis Penelitian
Pendekatan penelitian kualitatif
adalah suatu proses penelitian dan pemahaman yang berdasarkan pada metode yang
menyelidiki suatu fenomena sosial dan masalah
manusia. Pada penelitian ini peneliti membuat suatu gambaran kompleks, meneliti
kata-kata, laporan terinci dari pandagan responden dan melakukan studi pada
situasi yang alami.
Penelitian kualitatif dimana peran
peneliti adalah sebagai instrument kunci dalam mengumpulkan data, dan
menafsirkan data. Alat pengumpulan data biasanya menggunakan pengamatan
langsung, wawancara, studi dokumen. Sedangkan kesahihan dan keterandalan data
menggunakan triangulasi dengan menggunakan metode induktif, hasil penelitian
kualitatif lebih menkankan pada makna daripada generalisasi.
Penelitian kualitatif digunakan jika
masalah belum jelas, untuk mengetahui makna yang tersembunyi, untuk memahami
interaksi sosial, untuk mengembangkan teori, untuk memastikan kebenaran data
dan meneliti sejarah perkembangan. Mengingat bahwa penelitian ini bertujuan
untuk memahami dan memaknai berbagai fenomemna yang ada atau yang terajdi dalam
kenyataan sebagai ciri khas penelitian kualitatif.
Selain itu seperti yang dinyatakan
oleh moleong, metode kualitatif dilakukan dengan beberapa pertimbangan, pertama
menyesuaikan metode kualitatif lebih mudah apabila berhadapan dengan kenyataan
ganda; kedua, metode ini menyajikan secara langsung hubungan antara peneliti
dengan responden; ketiga, metode ini lebih peka dan lebih dapat menyesuaikan diri
dengan banyak penajaman pengaruh bersama dan terhadap pola-pola nilai yang
dihadapi.[10]
2.
Kehadiran peneliti
3.
Lokasi penelitian
4.
Sumber data bisa didapat dari dokumen
pribadi, catatan lapangan, ucapan responden, dll
5.
Teknik pengumpulan data berupa:
a. Pengamatan dengan berpartisipasi (Participant Observation)
b. Wawancara Mendalam (Indepth Interview)
c. Penyelidikan Sejarah Hidup (Life Historical Investigation)
d. Analisis Konten (Content Analysis)
6.
Analisis data dalam metode kualitatif terus
menerus sejak awal sampai akhir penelitian, Induktif, Mencari pola, model dan
tema.
7.
Pengecekan keabsahan temuan
Untuk menguji keabsahan data, dilakukan
melalui:
1. Peningkatan Ketekunan
Meningkatkan ketekunan berarti melakukan pengamatan secara lebih cermat
dan berkesinambungan.[11] Dengan
cara tersebut, maka kepastian data dan urutan peristiwa akan terekam secara
pasti dan sistematis. Ketekunan pengamatan bermaksud menemukan ciri-ciri dan
unsur dalam situasi yang sangat relevan dengan persoalan yang sedang dicari dan
kemudian memusatkan diri pada hal tersebut. Kepastian data atau urutan
peristiwa dilapangan akan dapat direkam secara pasti dan sistematis.
2. Triangulasi
Triangulasi diartikan sebagai pengecekan data
dari berbagai sumber dengan berbagai cara dan berbagai waktu.[12]
Dengan demikian terdapat triangulasi sumber, triangulasi teknik pengumpulan
data, dan waktu.
a. Triangulasi sumber untuk menguji kredibilitas data yang dilakukan dengan
cara mengecek data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber.
b. Triangulasi teknik berarti peneliti menggunakan teknik pengumpulan data
yang berbeda untuk mendapatkan data dari sumber yang sama.
c. Triangulasi waktu merupakan pengumpulan data yang dilakukan dalam waktu
dan situasi yang berbeda.
3. Perpanjangan Pengamatan
Perpanjangan penelitian akan memungkinkan peningkatan. Dalam
perpanjangan pengamatan difokuskan pada pengujian terhadap data yang telah
diperoleh, dimaksudkan untuk membangun kepercayaan diri peneliti sendiri.
C.
Subbab
dalam Metode Penelitian Kuantitatif
1.
Pendekatan
dan Jenis Penelitian
Pendekatan kuantitatif berbeda dengan dalam pendekatan kualitatif,
dimana dalam penelitian dengan pendekatan kualitatif peneliti sebagai instrumen
kunci (key instrument) penelitian artinya peneliti wajib hadir di kancah
penelitian bertemu langsung dengan para informan penelitian, sedangkan dalam
penelitian kuantitatif peneliti tidak wajib hadir dan bertemu langsung dengan
responden penelitian (peneliti dapat menggunakan/memanfaatkan orang lain untuk
mengumpulkan data); untuk itu pada bagian ini juga perlu dikemukakan
pihak-pihak yang dilibatkan dalam kegiatan pengumpulan data penelitian, jika
itu dilakukan.
2.
Populasi dan Sampel
Dalam kaitannya dengan kegiatan penelitian, populasi dapat diartikan
sebagai jumlah semua orang atau non orang yang memiliki ciri-ciri yang sama dan
memenuhi syarat-syarat tertentu berkaitan dengan masalah penelitian dan dapat
dijadikan sebagai sumber pengambilan sampel. Sedangkan sampel dalam kegiatan
penelitian dapat diartikan sebagai jumlah sebagian dari populasi yang
kedudukannya mewakili populasi dan dijadikan sebagai sumber pengumpulan data
penelitian.
Namun demikian dalam subbab populasi dan sampel definisi semacam ini
tidak harus dicantumkan, yang dipentingkan adalah mengemukakan (1)
karakteristik populasi, (2) prosedur dan formula (rumus) yang digunakan untuk
menentukan banyaknya sampel yang diambil serta teknik pengambilan sampel. Untuk
itu alasan teoritis perlu dikemukakan untuk memperkuat bahwa teknik pengambilan
sampel yang kita gunakan memang tepat.
3.
Instrumen penelitian
Pada subbab instrumen penelitian ini hal yang harus dikemukakan adalah
alasan pemilihan instrumen yang digunakan (hal ini sangat berkaitan dengan
bagian jabaran variabel penelitian yang tertuang dalam subbab ruang lingkup
penelitian di bab pendahuluan). Bagaimana proses mengembangkan instrumennya
(termasuk di dalamnya adalah bagaimana mengembangkan butir-butir pernyataan
atau pertanyaan, dan bagaimana teknik penskorannya). Seperti test, angket,
wawancara, skala, computer dan kalkulator
4.
Teknik pengumpulan data
pengumpulan data penelitian dalam pendekatan kuantitatif berbeda dengan
dalam pendekatan kualitatif, dimana dalam penelitian dengan pendekatan
kualitatif peneliti sebagai instrumen kunci (key instrument) penelitian artinya
peneliti wajib hadir di kancah penelitian bertemu langsung dengan para informan
penelitian, sedangkan dalam penelitian kuantitatif peneliti tidak wajib hadir
dan bertemu langsung dengan responden penelitian (peneliti dapat
menggunakan/memanfaatkan orang lain untuk mengumpulkan data); untuk itu pada
bagian ini juga perlu dikemukakan pihak-pihak yang dilibatkan dalam kegiatan
pengumpulan data penelitian, jika itu dilakukan
5.
Analisis Data
Dalam metode kuantitatif terletak pada taraf akhir setelah pengumpulan
data selesai. Bersifat deduktif dan menggunakan statistik.[13]
D.
Perbedaan Penelitian Kualitatif dengan
Kuantitatif
Didalam
penelitian kualitatif dan kuantitatif banyak sekali hal-hal yang menjadi
perbedaan diantara keduannya yaitu antara lain:
1.
Berdasarkan
jenis data
Metode kulitatif jenis datanya
adalah data kualitatif sedangkan metode kuantitatif jenis datanya adalah
data kuantitatif. Data (yang bersifat) Kualitatif merupakan data yang
dihasilkan dari cara pandang yang menekankan pada ciri-ciri, sifat dan ’mutu’
obyek (subyek) yang bersangkutan. Berbeda dari data kuantitatif yang bersifat
numerik, data kualitatif bersifat non-numerik (kata-kata deskriptif), seperti
cantik, tampan, gagap, tampak kurang berpendidikan, reponsif, bagus sekali,
lincah, mewakili anak muda zaman sekarang, dan lain-lain.
2.
Berdasarkan
tujuan
Penelitian kualitatif bertujuan
untuk melakukan penafsiran terhadap fenomena sosial. Metodologi penelitian yang
dipakai adalah multi metodologi, sehingga sebenarnya tidak ada metodologi yang
khusus. Tujuan Penelitian Kuantitatif adalah mengembangkan dan menggunakan
model-model matematis, teori-teori dan hipotesis yang dikaitkan denganfenomena
alam. Penelitian kuantitatif banyak digunakan untuk menguji suatu teori, untuk
menyajikan suatu fakta atau mendeskripsikan statistik, untuk menunjukkan
hubungan antarvariabel, dan ada pula yang bersifat mengembangkan konsep,
mengembangkan pemahaman atau mendeskripsikan banyak hal, baik itu dalam
ilmu-ilmu alam maupun ilmu-ilmu sosial.
3.
Berdasarkan
objek penelitian
Metode kualitatif lebih berfokus pada satu obyek penelitian
saja sedangkan metode kuantitatif bisa lebih dari satu obyek penelitian.
4.
Berdasarkan
instrumen yang digunakan
Pada metode kuantitatif instrument
penelitian yang biasa digunakan adalah angket, kuesioner, atau instrument yang
lain. Namun pada metode kualitatif instrument yang digunakan adalah peneliti
itu sendiri artinya peneliti sendiri lah yang harus terjun langsung kedalam
penelitian agar bisa melihat dan merasakan fakta yang sebenarnya.
5.
Berdasarkan
orientasi
Penelitian kualitatif lebih
beroreintasi pada proses penelitian sedangkan penelitian kuantitatif lebih
berorientasi pada hasil penelitian.
6.
Berdasarkan
proses
Metode kuantitatif mengunakan proses
deduktif-induktif. sedangkan metode kualitatif adalah induktif
7.
Berdasarkan
sifat realitas
Dalam metode kuantitatif yang
berlandaskan pada filsafat positivism, realitas dipandang sebagai suatu yang
kongkrit, dapat diamati dengan panca indera, dapat dikategorikan menurut jenis,
bentuk, warna, dan perilaku, tidak berubah, dapat diukur dan diverivikasi.
Dengan demikian dalam metode ini, peneliti dapat menentukan hanya beberapa
variabel saja dari objek yang diteliti, dan kemudian dapat membuat instrument
untuk mengukurnya. Dalam penelitian kualitatif yang berlandaskan pada filsafat
postpositivisme atau paradigma interpretive, suatu realitas atau objek tidak
dapat dilihat secara parsial dan dipecah kedalam variabel.
8.
Berdasarkan
variabel
Pada netode kualitatif hubungan
antara variabel adalah timbal balik atau interaksi. Pada metode kauntitatif
lebih kepada sebab akibat.
9.
Berdasarkan
penggunaan
Metode kuantitatif digunakan apabila
:
a.
Bila
masalah yang merupakan titik tolak penelitian sudah jelas.
b.
Bila
peneliti ingin mendapatkan informasi yang luas dari suatu populasi.
c.
Bila
ingin diketahui pengaruh perlakuan/ treatment tertentu terhadap yang lain.
d.
Bila
peneliti bermaksud menguji hipotesis penelitian.
e.
Bila
peneliti ingin mendapatkan data yang akurat, berdasarkan fenomena yang empiris
dan dapat diukur.
f.
Bila
ingin menguji terhadap adanya keragu- raguan tentang validitas pengetahuan,
teori dan produk tertentu.
Metode Kualitatif digunakan apabila
:
a.
Bila
masalah penelitian belum jelas
b.
Untuk
memahami makna dibalik data yang tampak.
c.
Untuk
memahami interaksi sosial.
d.
Memahami
perasaan orang.
e.
Untuk
mengembangkan teori.
f.
Untuk
memastikan kebenaran data.
g.
Meneliti
sejarah perkembangan.[14]
BAB
III
PENUTUP
A.
Simpulan
Dalam
metode penelitian kuantitatif, masalah yang diteliti lebih umum memiliki wilayah
yang luas, tingkat variasi yang kompleks. Penelitian kuantitatif lebih
sistematis, terencana, terstruktur, jelas dari awal hingga akhir penelitian.
Akan tetapi masalah-masalah pada metode penelitian kualitatif berwilayah pada
ruang yang sempit dengan tingkat variasi yang rendah, namun dari penelitian
tersebut nantinya dapat berkembangkan secara luas sesuai dengan keadaan di
lapangan. Pendekatan kualitatif adalah suatu proses penelitian dan pemahaman
yang berdasarkan pada metodologi yang menyelidiki suatu fenomena sosial dan
masalah manusia. Pada pendekatan ini, prosedur penelitian yang menghasilkan
data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang yang
diamati dan perilaku yang diamati. Penelitian kualitatif dilakukan pada kondisi
alamiah dan bersifat penemuan. Dalam penelitian kualitatif, peneliti sebagai
instrumen pokok. Oleh karena hal itu, peneliti harus memiliki bekal teori dan
wawasan yang luas agar dapat melakukan wawancara secara langsung terhadap
responden, menganalisis, dan mengkontruksikan obyek yang diteliti agar lebih
jelas. Penelitian ini lebih menekankan pada makna dan terikat nilai.
B.
Saran
Demikianlah
makalah yang dapat kami buat. Kami menyadari bahwa makalah yang kami susun ini
jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran
untuk menjadi perbaikan penulisan makalah kami selanjutnya. Dan kami berharap
agar mahasiswa untuk melakukan pengkajian lebih mendalam lagi tentang ini. Semoga makalah ini bisa bermanfaat
bagi kita semua.
DAFTAR
PUSTAKA
Ali, Zainuddin. 2009. Metode Penelitian Hukum.
Sinar Grafika: Jakarta
Gunawan, Imam. 2013. Metode
Penelitian Kualitatif teori dan praktik. Jakarta:
Bumi Aksara.
http://rukhmy12.blogspot.com/makalah%20metode%20penelitian%20Kualitatif%20&%20Kuantitatif%20_%20rUkh_12.html
http://zonainfosemua.blogspot.com/2011/01/pengertian-metode-penelitian-kualitatif.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Penelitian_kualitatif
https://sahabatnesia.com/metode-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif/
Kriyantono, Rachmat. 2006. Teknik Praktis Riset Komunikasi.
Jakarta: Prenada
Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan
R&D. Bandung: Alfabeta.
[2]
Imam Gunawan, metode Penelitian Kualitatif teori dan praktik, (Jakarta: Bumi
Aksara, 2013), H. 80
[3]
https://id.wikipedia.org/wiki/Penelitian_kualitatif
[5]http://zonainfosemua.blogspot.com/2011/01/pengertian-metode-penelitian-kualitatif.html
[7]
https://sahabatnesia.com/metode-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif/
[14]http://rukhmy12.blogspot.com/makalah%20metode%20penelitian%20Kualitatif%20&%20Kuantitatif%20_%20rUkh_12.html

Komentar
Posting Komentar